BTN Salurkan Bantuan ke Pesantren Lebih dari Rp1 Miliar

Pesantren
Ilustrasi (Foto: IST)

Release Insider | DALAM mengisi Ramadan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), menyalurkan bantuan ke pesantren. Bantuan bina lingkungan tersebut tak hanya disalurkan pada satu, melainkan beberapa pesantren di Jawa Tengah.

Bantuan ke pesantren senilai Rp1 miliar ini, selain untuk berbagi rasa syukur dalam suasana bulan suci Ramadan, tapi juga diharapkan dapat semakin mengenalkan peran nyata BUMN pada masyarakat. Khususnya di lingkungan pesantren.

Dalam safari Ramadan ini, Direktur Utama BTN Maryono melakukan kunjungan ke pondok pesantren (ponpes) Assalafiyah, Brebes, ponpes Al-Fusha, Pekalongan, dan ponpes Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah. Kunjungan juga dilakukan ke wilayah Jepara dan Magelang.

Dalam kunjungan tersebut Maryono memberikan bantuan berupa beras, sembako, gula, daging dan uang tunai untuk mendukung  keperluan operasional sehari-hari pesantren.

Baca juga: BTN Sukses Turunkan Rasio Kredit Macet

”Safari Ramadan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri, di mana BUMN sebagai badan usaha milik negara dan BTN sebagai salah satu bagian dari BUMN. Maka dalam suasana Ramadan ini kita mensyukuri apa yang telah kita kerjakan selama ini dalam mendukung program pemerintah betul-betul hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujar Maryono di Rembang, Sabtu, (10/6).

Maryono mengatakan, dipilihnya pesantren sebagai tempat untuk berbagi rasa syukur oleh BUMN, bukan tanpa alasan. Menurutnya, pesantren merupakan tempat membimbing calon pemimpin masa depan yang baik.

”Maka masyarakat yang kita pilih untuk tahun ini adalah masyarakat pesantren. Sebab, mereka  memiliki masa depan yang baik, unggul di bidang keagamaan, dan moral yang tinggi. Jika bangsa ini dipimpin oleh seorang bermoral tinggi, memiliki agama yang kuat dan taat pada aturan-aturan agama, maka saya kira kita ini akan menjadi bangsa pemenang ke depannya,” katanya.

Maryono menambahkan, pemerintah sangat peduli terhadap para santri, karena mereka merupakan garda terdepan untuk ikut serta dalam mempertahankan NKRI. Untuk itulah BTN sebagai perusahaan BUMN, melakukan safari Ramadan untuk berbagi rasa syukur pada bulan yang penuh berkah ini dengan para santri.

”Bank BTN dan beberapa BUMN lainnya melakukan safari Ramadan ini sebagai tanggung jawab perusahaan untuk membangun moral dan peningkatan kualitas bangsa. Pesantren merupakan tempat yang tepat, karena memiliki keunggulan di bidang keagamaan yang tentunya akan menciptakan generasi berkualitas tinggi bagi bangsa,” ujar Maryono.

Baca juga: KPR BTN Mikro Utamakan Pekerja Sektor Informal

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno menambahkan, Ramadan tahun ini BUMN keliling bertemu dengan para kiai dengan membawa para dirutnya. Hal ini dilakukan karena dirinya menekankan agar BUMN harus sering berkomunikasi kepada masyarakat, alim ulama, dan pesantren.

”Karena BUMN adalah milik masyarakat, tentunya juga milik para santri, yang tentunya akan memberikan kesempatan kepada para santri untuk dapat lebih mandiri,” ucap Rini.

Dalam kunjungan tersebut, Rini mengaku meminta doa kepada para kyai, agar BUMN bisa lebih besar dan dikelola secara transparan serta dijalankan dengan hati nurani yang bersih.

”Kita menekankan betul bahwa direksi BUMN itu dalam mengelola perusahaan harus dengan hati nurani yang artinya BUMN tetap harus untung, tidak boleh tidak untung karena jika tidak untung maka tidak akan dapat terus berkembang, namun jika memiliki keuntungan harus selalu memikirkan lingkungannya,” katanya. (ncy)