Isi Kantong Ga Terkuras, Memilih Mobil Bekas Harus Cerdas

Mobil Bekas
Penjualan mobil bekas terus meningkat. (Foto: IST)

Release Insider | PENJUALAN mobil bekas di Indonesia kian meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa mobil bekas tetap memiliki peluang yang besar dalam industri otomotif.

Sebagai pembeli, masyarakat pun dituntut lebih cerdas dalam memilih mobil bekas agar tidak ’’terjebak’’ dalam perawatan yang menguras kantong. Seperti apa?

Dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, situs otomotif mobil123.com belum lama ini mengundang para blogger otomotif untuk bertemu dengan pelaku penjual mobil bekas.

’’Kami memiliki komitmen untuk berbagi informasi dan wawasan serta mengedukasi para pembaca kami terkait perkembangan industri otomotif melalui wadah temu blogger secara berkala,” kata Managing Director mobil123.com Indra Prabowo saat talkshow mobil bekas bertajuk ’’Solusi Kebutuhan Konsumen’’ di Jakarta, Selasa (4/4).

Baca juga: Schneider Electric Resmikan Pabrik Terbesar di Asia

Data menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama di pasar Asia Tenggara untuk penjualan terbesar kendaraan bekas, khususnya mobil bekas. Pada 2015 angkanya menembus 3.039.873 unit, diikuti Thailand dengan jumlah 2.398.896 unit, dan Malaysia di peringkat ke 3 dengan 2.000.022 unit.

’’Jika dibandingkan dengan penjualan mobil baru, penjualan mobil bekas masih unggul dengan perbandingan 3,3 : 1, walaupun setahun belakangan ini marak bermunculan mobil Low Cost Green Car (LCGC),” lanjut Indra.

Chief Operation Officer mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan, menyatakan ada beberapa keuntungan yang mendorong masyarakat untuk membeli mobil bekas. ’’Harga murah, tentunya menjadi alasan pertama. Yang kedua, mobil bisa langsung dipakai setelah pembelian, dan ketiga, tingkat depresiasi lebih rendah,” tuturnya.

Baca juga: Ketimpangan Sosial di Indonesia Masih Mengkhawatirkan

Kendati demikian, kata Halomoan, ada risiko yang akan ditanggung pembeli. Misalnya kerugian material dan tidak bisa BBN (Bea Balik Nama) yang disebabkan oleh status hukum kendaraan, jika transaksi jual beli tidak baik.

’’Karena itu, mobil88 mencoba memberikan layanan solusi sehingga pembeli tidak kecewa, antara lain dengan selalu memberikan garansi resmi untuk mobil kami. Selain itu mobil88 juga memiliki website faktual dengan 21 cabang di sembilan kota dan layanan darurat gratis untuk konsumen,” ucap Halomoan.

Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia Hendrik Wiradjaja, yang bergerak memasarkan mobil bekas merk Hyundai melalui divisi Autosafe Hyundai Used Car, menyampaikan program yang mereka jalankan sepenuhnya untuk memberikan kepercayaan dan rasa aman kepada pelanggan.

’’Kami memberikan beragam keuntungan bagi pelanggan kami, di antaranya Hyundai Membership, Booking Service, Hyundai Home Service, Service Kontak Kencana Hyundai, On Time or Free, Hyundai Genuine Parts Warranty, National Parts Pricing, 5 Years Warranty Product or 150.000 km, Hyundau 24 hours roadside Assistance, 3 Years Buy Back Guarantee or 65.000 km dan 3 Years Product Warraanty or Unlimited Km yang merupakan program Hyundai iCare,” ujar Hendrik.

Menutup talkshow, Indra mengungkapkan harapannya agar melalui para blogger otomotif yang hadir bisa menyampaikan hasil program edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat menjadi cerdas di segala hal. (aan)