Komik Digital Karakter Legendaris Indonesia Sudah Bisa Dinikmati, Lho!

Komik Digital
Karakter Si Buta dari gua Hantu kini hadir dalam format komik digital. (Foto: Bumilangit Komik for Release Insider)

Release Insider | PERKEMBANGAN teknologi sudah merambah ke berbagai sektor, termasuk komik digital. Di era sekarang, para penggemar komik pun tak perlu repot-repot berburu komik cetak.

Ya, fenomena komik digital, khususnya di Indonesia, semakin luas. Tren membaca komik digital menjadi sebuang peluang baru dalam industri komik dunia.

Fakta ini pula yang mendasari PT Bumilangit Komik meluncurkan sejumlah komik digital yang menampilkan karakter legendaris Indonesia. Sebut saja seperti Si Buta dari Gua Hantu.

Kisah Si Buta dari Gua Hantu pernah merajai popularitas di kalangan anak muda zindonesia di era 1990-an. Kali ini, Si Buta dari Gua Hantu akan diramaikan oleh karakter-karakter lain seperti Gundala, Maza, Godam, Sri Asih, Virgo, Tira, dan lainnya.

”Si Buta dari Gua Hantu akan hadir kembali. Serialnya dapat dibaca secara gratis mulai Rabu, 17 Mei 2017 pukul 17.00 wib di https://www.facebook.com/bumilangitkomik,” ujar General Manager Bumilangit Komik Yuniarto.

Dengan hadirnya karakter ini, lanjut Yuniarto, diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar komik Indonesia di tengah maraknya karakter jagoan-jagoan asing dari mancanegara.

Baca juga: Toys Fair 2017 Diserbu Pengunjung

Komik-komik Bumilangit ini digarap dengan pendekatan yang berbeda. Secara historis biasanya seluruh pengerjaan komik dikerjakan oleh satu orang, tetapi saat ini digarap oleh tim kreatif komikus muda.

Misalnya komikus Iwan Nazif yang terkenal dengan karyanya ”How to Train Your Fragon” (Dreamworks studio). Lalu ada Is yuniarto, Komikus Garudayana dan Spirit of Nusantara.

”Selanjutnya Alti Firmansyah yang pernah terlibat proyek komik Star-LorD, Kitty Pryde, X-Men ’92 (Marvel Comics). Kemudian ada penulis Oyasujiwo kreator buku cerita untuk anak-anak Odong-Odong Dongeng dan pernah terlibat dengan proyek film layar lebar Paddle Pop. Ada banyak nama-nama terkenal di dalam tim kreatif Bumilangit juga seperti Sungging, Uwie Mathovani Imansyah lubis, Iskandar Salim, Annisa Nisfihani, Aziza Noor, dan Alfi Zachkyelle,” tutur Yunaiarto.

Metamorfosa

Tren komik digital memang tak lepas dari perkembangan teknologi. Cukup bermodalkan ponsel pintar dan kuota internet yang jaringan sinyalnya mumpuni, masyarakat sudah bisa mengunduh aplikasinya dan membacanya secara gratis.

Soal genre pun bisa dipilih sesuai yang disukai. Mulai dari genre horor, komedi, hingga romantis.

Cara membaca komik kini memang sudah berubah drastis. Terutama bagi generasi millenial yang sudah serba digital.

Baca juga: Ketika Sampah Plastik Mewujud Karya Seni

Meski demikian, kehadiran komik digital bukan berarti memberangus keberadaan komik cetak. Hal ini pernah disampaikan pencetus platform komik digital bertajuk Line Webtoon, Kim Jun Koo.

Pria asal Korea ini bilang, kehadiran komik digital adalah untuk mendukung komik cetak. Kehadirannya dapat bermanfaat untuk menghubungkan kreator dan para pencinta komik di seluruh dunia lewat dunia maya. (inx)