Lion Air Tambah Destinasi Penerbangan Manado-Shanghai

Lion Air
Ilustrasi (Foto: IST)

Release Insider | MASKAPAI Lion Air kembali menambah destinasi penerbangan ke China. Mulai 28 Juli 2017 Lion Air resmi menambah destinasi terbang dari salah satu kota terbesar di Republik Rakyat Tiongkok yaitu Shanghai, melalui Bandara Internasional Pudong menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Penerbangan ini akan beroperasi di setiap hari Selasa, Kamis, dan juga Sabtu dengan jadwal keberangkatan dari Manado pada pukul 18.35. Sedangkan keberangkatan dari Shanghai akan diberangkatkan pada pukul  01.00.

Baca juga: Lion Air Group Perkuat Jalur Domestik di Indonesia

Waktu perjalanan ditempuh selama kurang lebih 5 jam menggunakan pesawat tipe Boeing 737-800/900ER dan pesawat terbaru nya yaitu Boeing 737 MAX-8.

”Kami melihat adanya pertumbuhan dan perkembangan yang luar biasa atas kunjungan wisatawan mancanegara khususnya dari China yang datang mengunjungi Indonesia melalui Manado, sehingga kami perlu untuk membuka akses baru menuju salah satu kota di China tersebut yang merupakan pusat ekonomi dan perdagangan yaitu Shanghai,” ujar Public Relations Manager Lion Air Group Andy M. Saladin.

Andy menambahkan bahwa dengan beroperasinya penerbangan charter menuju Shanghai, kini Lion Air telah melayani empat destinasi kota menuju Negara yang berada di Asia Timur tersebut, seperti Guangzhou, Changsha, Shenzen, dan Shanghai itu sendiri. Tidak hanya dari Manado, Lion Air juga telah membuka sejumlah rute charter menuju China dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dan juga melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Baca juga: Saudi Arabian Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

”Awal Agustus ini kami juga akan memulai penerbangan charter ke kota lainnya di China yaitu dari Jakarta menuju Kota Haikou. Kami akan terus berinovasi dalam hal meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk mengembangkan jangkauan dan konektivitasnya. Khususnya perjalanan dengan rute internasional.

Hal ini, kata Andy, sebagai bentuk dukungan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke tanah air yang kaya akan wisata budaya dan juga alamnya. (ril)