Ramadan, Awal Transformasi Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE)

Dompet Dhuafa Social Enterprise
Jajaran direksi Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) saat memberikan penjelasan secara detail tentang perseroan yang dibentuk Yayasan Dompet Dhuafa tersebut kepada wartawan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Sabtu (17/6). (Foto: DDSE for Release Insider)

Release Insider | DI Ramadan 2017, sebuah wadah profesional terbentuk: Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE). Badan usaha formal berbentuk perseroan terbatas ini didirikan oleh Yayasan Dompet Dhuafa.

Seperti apakah wujud pelayanan Dompet Dhuafa Social Enterprise? Samakah dengan yayasan pendirinya yang fokus mengelola dana charity dan donasi?

Dompet Dhuafa Social Enterprise ternyata berbeda sifat dan tujuannya dengan yayasan. Kiprah Dompet Dhuafa Social Enterprise lebih besar dengan mengelola unit-unit bisnis positif secara lebih transparan dan akuntabel.

Menurut Direktur Utama DDSE, Yuli, pendirian Dompet Dhuafa Social Enterprise dilatarbelakangi oleh terus berkembangnya pelayanan yayasan, serta semakin banyaknya kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kalangan perusahaan (korporasi).

”Hal ini memberikan inspirasi bagi Dompet Dhuafa untuk mewujudkan wadah pelayanan dan kerja sama yang lebih profesional,” kata Yuli di sela pengenalan Dompet Dhuafa Social Enterprise sekaligus buka puasa bersama dengan para awak media, di Jakarta, Sabtu (17/6).

Yuli menambahkan, hasil dari keuntungan DDSE setelah dikurangi operasional, akan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat miskin.

Sejak digagas sekitar 2005, lanjut Yuli, perusahaan telah bersinergi dengan sejumlah kalangan dan perusahaan lainnya, baik skala nasional maupun internasional dalam berbagai kegiatan pembangunan ekonomi masyarakat.

”Pertumbuhan DDSE saat ini semakin menguat dan berkembang dengan baik. Penguatan pertumbuhan ini dibuktikan dengan perolehan omzet DDSE akhir tahun 2016 mencapai Rp97 miliar,” ujarnya.

Yuli menambahkan bahwa pada Ramadan tahun ini perolehan laba DDSE semakin meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya mitra usaha, agen, dan customer yang menjalin kerja sama dengan DDSE.

Peningkatan usaha ini tentunya menjadi kabar baik, tidak hanya bagi internal lembaga, namun juga bagi masyarakat prasejahtera. Dengan semakin meningkatnya laba, maka semakin banyak pula jumlah dana dan jumlah penerimaan manfaat yang memperoleh hak atas penyisihan keuntungan DDSE.

Hal tersebut menurut Yuli, menjadikan Ramadan kali ini sebagai momentum keberkahan universal. DDSE berjaya dengan masyarakat pun berdaya.

Dengan demikian, Social Enterprise tidak lagi hanya sebatas kata namun menjadi sebuah realita. Keberadaannya sangat berperan penting terutama dalam pengentasan kemiskinan.

Adapun unit-unit bisnis yang telah berjalan di DDSE saat ini yaitu Kesehatan Mandiri, Pendidikan Mandiri, Karya Masyarakat Mandiri, CSRFokus, DD Travel, DD Medika, DD Konstruksi, DD Niaga, DD Publika, dan Wasila Nusantara.

Kesehatan Mandiri
Kesehatan mandiri merupakan salah satu unit bisnis DDSE. Peran Kesehatan Mandiri adalah menjadi model rujukan rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi dhuafa secara profesional, mandiri serta mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.

”Kesehatan mandiri yang sudah berjalan saat ini adalah RS. Rumah Sehat Terpadu, RS. Aka Medika Sribhawono, dan RSIA Sayyidah. Menyusul tiga rumah sakit lagi yang akan beroperasi,” terang Yuli.

Pendidikan Mandiri
Sebagai salah satu unit bisnis DDSE, kata Yuli, pendidikan mandiri bergerak dalam dunia pendidikan dan berperan menjembatani para siswa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas baik dari segi tenaga pengajar, fasilitas belajar maupun pengembangan karakter anak didik. Saat ini sekolah yang dikelola oleh pendidikan mandiri adalah Sekolah Smart Cibinong dan Sekolah Al-Syukro Universal.

Karya Masyarakat Mandiri
Menurut Yuli, Karya Masyarakat Mandiri merupakan salah satu bisnis DDSE yang berperan melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, yang diharapkan mampu swadaya dalam pengelolaannya secara berkelanjutan dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat prasejahtera.

”Aktivitas Utama dari KMM adalah mengembangkan inovasi program berbasis pertanian, pertenakan, pesisir, dan UMKM, mengelola system bisnis yang berorientasi pada profit, dan benefit, serta melahirkan generasi entrepreneur muda Indonesia,” ujar Yuli menambahkan.

CSRfokus
CSRfokus bergerak di bidang penghimpunan dan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, guna meningkatkan kesejahteraan kaum dhuafa.

Salah satu aktivitas utama dari CSRfokus, adalah memberikan masukan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan penyaluran program social ekonomi, pengembangan komunitas (community development) melalui CSR perusahaannya untuk melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat di sekitar lokasi perusahaan dan daerah-daerah lainnya.

Kami melaksanakan langsung, rekomendasi yang telah disetujui bersama agar tujuan dari mitra perusahaan dapat tercapai. Penerapan program tanggung jawab sosial yang diemban oleh CSRfokus senantiasa menekan kepada pentingnya tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat penyaluran, melalui upaya strategis secara umum di bidang pendidikan (pendidik dan dunia pendidikan), kesehatan, sosial (bencana alam/musibah) lainnya.

”Implementasi program CSRfokus dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan berkesinambungan dengan partisipasi aktif dari karyawan. Program ini juga melibatkan peran serta masyarakat dan instansi terkait,” jelas Yuli.

Secara historis, lanjut Yuli, sejak Desember 2004 yang bertepatan dengan terjadinya bencana alam dan tsunami di Aceh, CSRfokus telah mendapatkan kepercayaab untuk bersinergi dengan perusahaan-perusahaan besar skala internasional dan multinasional dalam menjalankan kegiatan dan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.

DD Travel
Unit bisnis lain yang telah berjalan dengan baik adalah DD Travel. Sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan ibadah haji dan umrah. Uniknya, unit ini sudah berdiri jauh sebelum DDSE digagas, yakni pada 1997. Lahirnya unit ini atas masukan beberapa donator untuk ikut mengoptimalkan peran dukungan mereka kepada Yayasan Dompet Dhuafa.

Yuli menjelaskan, DD Travel telah berhasil menyelenggarakan program ibadah umrah dan haji yang inovatif. Selain itu, DD Travel juga melayani ibadah plus tiket pariwisata sosial, studi banding zakat ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

DD Medika
Unit lain di DDSE adalah DD Medika. Unit ini bergerak dalam bidang jasa pelayanan kesehatan, meliputi pengadaan obat dan alat kesehatan. Dalam visinya, DD Medika berkeinginan menjadi pilihan utama masyarakat dan Institusi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan produk dan jasa di bidang Kesehatan.

Bidang usaha yang dikelola oleh DD Medika ini antara lain; Layanan Optik melayani pemeriksaan mata/ketajaman penglihatan dan penyediaan kacamata untuk umu, dan juga Layanan Apotik yang melayani penerimaan resep serta penjuakan obat untuk umum dan rumah sakit.

”DD Medika turut mendorong aktivitas layanan dan bisnis yang seimbang, sehingga selain mengupayakan adanya surplus positif, juga berusaha agar ada benefit yang selalu dirasakan masyarakat luas,” terang Yuli.

DD Konstruksi
Unit ini lahir dari peran serta DD dalam memberikan solusi rekonstruksi insfrastruktur di wilayah bencana secara cepat dan efektif.

”Berbagai rumah model hunian semenmtara hingga rumah permanen ramah gempa, sekolah darurat, sampai bangunan sekolah permanen ramah gempa, merekonstruksi bangunan cagar budaya yang hancur oleh bencana, seperti Masjid Syekh Burhanudin di Padang Pariaman, Sumatera Barat, dan berbagai insfrastruktur sosial seperti air bersih, hydro power, irigasi, jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya,” ujar Yuli.

Pengalaman tersebut, lanjutnya, memantapkan tekad DDSE bergerak di dunia konstruksi yang memiliki kompetensi massif ke berbagai daerah bencana di Tanah Air, termasuk kompetensi dalam penggerakan sumber daya lokal.

Yuli menerangkan, beberapa karya konstruksi bangunan tahan gempa DDSE adalah bangunan sekolah modern dari tvOne melalui Satu Untul Negeri, ANTV, Masjid Cagar Budaya Syekh Burhanudin, Masjid Buya Hamka, dan berbagai sekolah dan bangunan sosial di Aceh hingga papua hasil kerja sama Exxonmobil.

Sementara itu, mitra korporat yang mempercayakan programnya melalui Dompet Dhuafa Sosial Enterprise, di antaranya: Exxonmobil, British Petrolium (BP), Trakindo, Bank Permata, Pemkot Samarinda, Cargill, dan masih banyak lagi.

”Dengan dukungan expert engineer di berbagai bidang, baik sipil, arsitek, maupun teknik lainnya, DD Konstruksi saat ini telah memiliki kemampuan di bidang design dan perencanaan konstruksi, pengawasan, termasuk kemampuan di bidang design interior dan landscaping,” kata Yuli.

DD Niaga
DD Niaga bergerak dalam bidang pelayanan jasa perdagangan, percetakan dan makanan. Bidang utamanya adalah penyediaan layanan jasa makanan, minuman yang sehat dan bermutu di antaranya dimsum, bakso dan air mineral.

Selain itu, DD Niaga juga menjalankan usaha pendukung berupa jasa percetakan seperti pembuatan brosur, spanduk, banner, kop surat dan buku cetak. Jasa perdagangan seperti pengadaan logistic kebencanaan, penjualan produk ekonomi binaan komunitas Dompet Dhuafa melalui De Fresh Empowerment Store, pendirian Mini Market DAYAMART, serta sarana perlengkapan ibadah.

DD Publika
Saat ini DDSE memiliki unit bisnis Digdaya Dinamika Publika (DD Publika). Yuli mengatakan unit ini berperan menyediakan layanan jasa media yang bermutu tinggi dan menghasilkan produk media yang independen serta memiliki idealisme Jurnalis Profetik. Layanan jasa ini meliputi desain, kreatif & video content, publishing & printing, media relation, media placement, special event, dan web development.

Wasila Nusantara
Unit bisnis DDSE lainnya adalah Wasila Nusantara yang berperan mengembangkan sektor bisnis manajemen properti seperti sekolah umum berkarakter, hotel, kondotel, lokasi kuliner, rest area serta beragam hunian strategis. (inx)