Rusunawa ITERA Siap Tampung 300 Mahasiswa

Rusunawa ITERA
Rusunawa Kampus ITERA diperkirakan mampu menampung 300 mahasiswa. Biaya sewanya pun terbilang lebih murah dibanding kos-kosan biasa, yakni hanya Rp150.000 per bulan. (Foto: Kementerian PUPR for Release Insider)

Release Insider | RUSUNAWA ITERA (rumah susun sewa di kampus Institut Teknologi Sumatera) Lampung akhirnya diresmikan. Rusunawa yang memiliki 104 rusun ini diperkirakan mampu menampung 300 mahasiswa.

Pembangunan rusunawa mahasiswa ini diharapkan mampu mendorong pemerataan serta mendukung peningkatan kualitas pendidkan di tingkat perguruan tinggi.

’’Kementerian PUPR mendapat tugas membangun rumah sewa dalam rangka memfasilitasi mahasiswa yang menuntut ilmu di tingkat perguruan tinggi. Rusunawa mahasiswa juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat perguruan tinggi,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin di sela-sela Peresmian Rusunawa ITERA Lampung, Jumat (6/10).

Baca juga: Program Sejuta Rumah Capai 805.169 Unit

Syarif menjelaskan, banyak mahasiswa yang berasal dari luar kota, khususnya di ITERA yang membutuhkan hunian yang layak. Selain itu, dengan tinggal di rusunawa ini, para mahasiswa pun bisa belajar bagimana hidup di hunian vertikal mengingat keberadaan lahan untuk pembangunan rumah tapak semakin berkurang.

Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Penyediaan Rusun Strategis Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan, imbuh Syarif, saat ini telah membangun dua unit rusunawa mahasiswa di ITERA dengan spesifikasi tipe 24, lima lantai sebanyak 104 unit Rusun serta memiliki luas bangunan 64 x 12,75 meter, dan tinggi bangunan 23,5 meter. Kementerian PUPR pun kembali memberikan bantuan satu blok Rusunawa bagi ITERA yang sedang berulang tahun yang ketiga tahun 2017 ini.

’’ITERA hari ini berulang tahun yang ketiga sehingga membutuhkan percepatan dalam rangka pemerataan pendidikan. Dan dua rusun yang telah dibangun sudah digunakan masing-masing untuk mahasiswa putra dan putri. Jika satu unit Rusun dapat menampung tiga mahasiswa, maka tiap rusun diperkirakan dapat menampung lebih dari 300 orang mahasiswa,” terangnya.

Beberapa kuntungan yang dapat diperoleh mahasiswa yang memilih tinggal di Rusunawa ITERA, lanjut Syarif, adalah biaya sewa yang murah. Biaya sewa kos-kosan di sekitar kampus ITERA saat ini sekitar Rp500.000 – Rp600.000 per kamar. Sedangkan biaya sewa di Rusunawa ITERA dipatok hanya Rp150.000 saja.

Baca juga: Sebanyak 119 Rumah Warga di Desa Kohod Dibedah dalam Program BSPS

’’Biaya sewa yang harus dibayar mahasiswa untuk tinggal di rusunawa ini jauh lebih dibanding harga sewa kos-kosan di sekitar kampus. Dan kami berharap pihak kampus sebagai pengelola Rusunawa bisa memprioritaskan mahasiswa kurang mampu yang berasal dari luar kota Lampung dan memiliki prestasi akademik yang baik sehingga membantu mereka dari aspek ekonomi,” harapnya.

Dalam kegiatan Sidang terbuka Dies Natalis ke tiga tahun ini yang dilaksanakan di Aula Gedung LPPM Kampus ITERA, selain mendapatkan bantuan rusunawa, pihak kampus juga memberikan sejumlah penghargaan kepada para pejabat dan pimpinan di Indonesia. Rektor ITERA, Prof Ir. Ofyar Z Tamin,M.Sc, Ph.D menyatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah pihak yang telah berjasa dan memberikan kontribusi pada pembangunan ITERA.

’’Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan terimakasih kami kepada pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi nyata pada pembangunan di kampus ITERA Lampung,” tandasnya. (iin)