Sinar Mas Land-Kawan Lama Group Garap Proyek Mal di Cibubur

Proyek Mal
Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja, bersama Chairman Kawan Lama Group Kuncoro Wibowo, usai penandatanganan kerja sama joint venture di Jakarta, akhir Mei lalu. (Foto: IST)

Release Insider I DUA perusahaan besar berkolaborasi dalam menggarap proyek mal di kawasan Kota Wisata Cibubur. Kedua perusahaan itu adalah Sinar Mas Land, salah satu pengembang properti di Indonesia, dan Kawan Lama Group yang merupakan perusahaan ritel, industrial, dan property & services.

Penandatanganan kerja sama atau joint venture ini dilakukan oleh Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja, serta Chairman Kawan Lama Group Kuncoro Wibowo, akhir Mei lalu.

Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat kemajuan di sektor properti Indonesia, dengan membangun sebuah kawasan mixed use untukmemaksimalkan penataan konsep permukiman, bisnis dan perdagangan, jasa, serta rekreasi.

Kawan Lama Group merupakan bidang usaha yang bergerak dalam sektor retail untuk perlengkapan rumah tangga, furnitur, gaya hidup serta food and beverage, Industrial, Property & Services, dan bisnis online yang telah berpengalaman lebih dari 63 tahun. Sedangkan Sinar Mas Land merupakan pengembang properti di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun yang telah sukses melakukan pengembangan properti mencakup perumahan, apartemen, pusat berbelanjaan dan kawasan industri.

Kedua perusahaan menyadari bahwa kondisi market saat ini lebih kompetitif, sehingga diharapkan melalui kerja sama ini, kawan Lama Retail dan Sinar Mas Land dapat mengembangkan berbagai produk properti di wilayah strategis di seluruh Indonesia. Kerja sama bidang properti dipilih karena merupakan kebutuhan dasar setiap manusia dan selalu memiliki permintaan atau daya beli, terutama properti hunian yang memiliki pasar yang besar dan terus mencatat pertumbuhan yang positif.

Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land optimistis kondisi industri properti akan terus membaikmembaik ke depannya. Dengan demikian akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi karena properti memiliki multiplier effect yang sangat besar dengan berbagai industri turunan lainnya.

Chairman Kawan Lama Group Kuncoro Wibowo, menjelaskan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya untuk mengembangkan bisnis kedua belah pihak, namun juga dapat memberi kontribusi yang baik untuk masyarakat dan pemerintah kota setempat dalam hal pembangunan dan pendapatan daerah, serta penyerapan tenaga kerja.

Realisasi kerja sama untuk proyek pertama adalah dengan pembangunan mixed-use project di kawasan Kota Wisata – Cibubur. Tahap awal yang dilakukan adalah melalui proyek mal yang akan dibangun di area seluas 8,5 hektare dengan luas bangunan +/- 90.000 M2. Target ground breaking dari proyek mal ini adalah kuartal pertama 2019, dan ditargetkan akan beroperasi pada kuartal pertama 2021.

Selain untuk melengkapi township development serta mengakomodasi kebutuhan berbagai penghuni, mall ini juga dibangun sebagai pusat belanja serta rekreasi dan hiburan. Nilai investasi untuk proyek pertama ini senilai Rp1,2 triliun, dengan share masing-masing 60 persen (Kawan Lama Group) : 40 persen (Sinar Mas Land).

’’Realisasi pembangunan superblock ataupun mixed-use di Kota Wisata ditargetkan akan dimulai dua atau tiga tahun setelah mal beroperasi, terdiri dari hotel, dan apartment. Selanjutnya superblock lainnya akan dikembangkan di daerah Grand Wisata Bekasi, kemudian berlanjut pengembangan di Surabaya, Makassar, serta daerah potensial lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Alphonzus Widjaja, CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land. (evi)