Hadirkan Koleksi Game Terbaru, Toys Fair 2017 Diserbu Pengunjung

Toys Fair 2017
Salah satu stand berisi mainan tim Avengers ikut dipamerkan pada Toys Fair 2017. (Foto: Ranny Supusepa/Release Insider)

Release Insider | BAGI Anda para gamers atau yang gemar koleksi mainan, bersiaplah untuk berkunjung ke Toys Fair 2017. Sama seperti sebelumnya, perhelatan kali ketiga belas ini sukses menyedot pengunjung.

Hal tersebut tampak dari antusiasme pengunjung yang tumpah ruah di hari pertama Toys Fair 2017 dibuka. Mulai dari pengunjung dewasa, remaja, hingga anak-anak, memenuhi setiap stand yang ditata apik.

Wajar saja jika Toys Fair 2017 besutan Sacca Production, diserbu pengunjung yang rata-rata adalah gamers dan para kolektor mainan. Sebab, event tahunan ini selalu menghadirkan koleksi game, action figure, buku komik, anime, manga, bahkan cosplay.

Baca juga: Memanfaatkan Thai International Travel Fair

Menurut pendiri Sacca Production Riza Satyagraha, Toys Fair merupakan perwujudan mimpi serta hobinya di dunia mainan dan komik.

”Saat pertama kali menggelar perhelatan ini pada 2015, acara yang kami sajikan hanya pameran sederhana. Ternyata animo para komunitas, pengunjung, dan penjual sangat tinggi. Setiap tahunnya kami selalu melakukan variasi konten acara yang up to date dan tentunya dikemas dengan semenarik mungkin,” ungkap Riza saat pembukaan Toys Fair 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (11/2).

Toys Fair 2017
Foto: Ranny Supusepa/Release Insider

Riza menambahkan, pengunjung pameran tersebut 80 persen pria dan 20 persen wanita. Mayoritasnya adalah pekerja eksekutif.

”Event ini memberikan kesempatan pada mereka untuk menambah koleksi sekaligus menjadi ajang untuk melihat inovasi, serial game atau komik terbaru dan tempat untuk tukar cerita sesama penggemar,” ujar Riza.

Tahun ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya sutradara dan para pemain Satria Heroes Bima X. Dalam kesempatan ini, diputar juga thriller film Satria Heroes Bima X yang rencananya akan tayang di bioskop Indonesia pada Juni 2017.

Ajang perkenalan

Pameran mainan yang dibesut Sacca Production, menurut Riza, bisa dijadikan momen untuk mengenalkan komik dan game terbaru asli Indonesia. Sebab, ia menilai, industri komik dan game Indonesia gaungnya belum sebesar di luar negeri.

Baca juga: Floating Castle BSD City Sedot Perhatian Dunia

Riza mengakui di Indonesia, dunia komik belum lah dianggap menjadi suatu profesi yang dianggap mampu menjamin secara keuangan.

”Padahal di luar negeri, Riza mengungkapkan, seorang komikus dihargai sangat mahal,” ucapnya.

Karena itu, Riza kembali menegaskan bahwa salah satu tujuan event ini adalah menunjukkan pada masyarakat bahwa industri mainan dan komik bisa juga menjadi suatu ajang investasi, dan tentunya dapat dijadikan profesi.

Pada event kali ini, Riza memperkirakan arus  pengunjung selama pameran akan berjumlah 25.000 orang. Tak hanya dari dalam, melainkan juga mancanegara.

”Beberapa kolektor dari mancanegara sudah menunggu perhelatan ini, terutama dari wilayah ASEAN. Tahun ini kita menghadirkan 34 stand, yang menampilkan berbagai macam koleksi sekaligus produk baru,” katanya. (aan)