Unsur Keamanan Uang Rupiah Baru Terbaik di Dunia

Uang Rupiah Baru
Uang rupiah baru memiliki kualitas unsur keamanan terbaik dibanding mata uang negara lain di dunia. Pecahan uang rupiah baru menampilkan 12 gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama. (Foto: IST)

Release Insider | UANG rupiah baru yang diluncurkan hari ini oleh Presiden Joko Widodo, memiliki sembilan hingga duabelas unsur keamanan. Pihak Bank Indonesia (BI) mengklaim bahwa kualitas unsur keamanan pada uang rupiah baru tersebut, terbaik di dunia. Apa saja?

Dari keterangan resmi BI, beberapa unsur pengaman dalam uang rupiah baru itu, di antaranya, perubahan warna (color shifting), fitur pelangi, gambar tersembunyi, fitur ultra violet, tekstur, dan teknik rectoverso.

Dari fitur pergantian warna, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna. Kemudian dari sisi fitur pelangi, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, maka pada uang rupiah baru itu akan muncul gambar tersembunyi multiwarna berupa angka nominal.

Selanjutnya dari fitur gambar tersembunyi, apabila dilihat dari sudut tertentu, maka pada uang rupiah baru akan muncul gambar berupa teks BI pada bagian depan, dan angka nominal pada bagian belakang.

Baca juga: Strategi Bisnis 2017 Fokus pada Investasi

Uang Rupiah Baru
Presiden Joko Widodo usai meluncurkan 11 pecahan uang rupiah baru di Jakarta, Senin (19/12). (Foto: IST)

Sementara dari sisi fitur ultra violet, BI memperkuat ultra violet yang memendar menjadi dua warna. Dari sisi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling isi berupa logo BI, dan gambar pahlawan nasional.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya telah meningkatkan jumlah dan kualitas unsur pengaman, dibandingkan penerbitan uang rupiah sebelumnya, untuk mencegah pemalsuan.

’’Bahkan untuk uang kertas Rp100 ribu, ada semua 12 unsur. Ke-12 unsur itu dilihat dari unsur pengaman warnanya, unsur pengaman ultraviolet, benang dan teknologi Rectoverso, dan lainnya,’’ kata Agus usai peluncuran uang rupiah baru NKRI di Jakarta, Senin (19/12).

Agus juga memastikan, unsur pengaman dalam uang rupiah pada tahun emisi 2016 merupakan unsur pengaman terbaik dibandingkan mata uang lain di dunia. ’’Unsur pengaman ini akan diketahui masyarakat luas. Cara sederhananya tinggal dilihat, diraba, dan diterawang,’’ ujarnya seraya menambahkan penerbitan dan sosialisasi uang rupiah baru ini serentak dilakukan di 33 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Gambar 12 Pahlawan Nasional

Sebanyak 11 pecahan uang rupiah baru yang diresmikan, menampilkan 12 gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama di bagian depan. Hal ini sesuai dengan momen peluncurannya yang bertepatan dengan perayaan Hari Bela Negara.

’’Hari ini bertepatan dengan Hari Bela Negara. Kita menyaksikan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah emisi 2016, terdiri dari tujuh rupiah pecahan kertas, dan empat rupiah pecahan logam,” kata Agus.

Ke-11 uang rupiah tahun emisi 2016 tersebut terdiri dari uang rupiah kertas dengan nilai Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. Sedangkan uang rupiah logam yang baru yakni pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100.

Baca juga: Power Booster untuk 12 Paket Kebijakan Ekonomi

Adapun para pahlawan yang diabadikan dalam uang baru antara lain Presiden pertama RI Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dalam pecahan Rp100.000. Kemudian Djuanda Kartawidjaja pada pecahan Rp50.000, dan gambar Sam Ratulangi dalam pecahan uang kertas Rp20.000.

Lalu, ada pahlawan nasional Frans Kaisepo menjadi gambar utama dalam uang kertas pecahan Rp10.000, KH Idham Chalid pada uang kertas Rp5.000, Mohammad Hoesni Thamrin pada uang pecahan Rp2.000, dan Tjut Meutia pada yang kertas Rp1.000.

Pahlawan lain yang gambarnya dipakai untuk uang baru tersebut adalah I Gusti Ketut Pudja untuk uang logam Rp1.000, TB Simatupang pada uang logam Rp500, Tjiptomangunkusumo pada uang logam Rp200, dan gambar Herman Johannes pada uang logam pecahan Rp100. (ncy)